Kamis, 06 Desember 2012

Aplikasi Berbasis Vektor dan Bitmap



Vektor merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital). Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel penyusunnya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun dilakukan pembesaran (zooming). Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.
Contoh program Aplikasi Garfis Berbasiskan Vektor :
A.     Program Aplikasi Vektor 2Dimensi : Corel Draw, Adobe illustrator, Macromedia freehand.
B.      Program Aplikasi Vektor 3Dimensi : Strata 3D CX, Ulead Cool 3D dan lain-lain.

Program aplikasi ini merupakan Software yang diciptakan atau dibuat untuk mengolah grafik dengan type Vektor atau berbasiskan Vektor.

Ciri-ciri Grafik Vektor yaitu :
A.       Grafik dengan type Vektor merupakan gambar yang dibentuk oleh objek berupa garis dan kurva.
B.        Kualitas hasil gambar dari type Vektor tidak tergantung padaresolusi gambar.
C.        Dalam penyimpanan file, type Vektor hanya memerlukan ruang penyimpan yang relative kecil.
D.       Format penyimpanan file umumnya terdiri dari: *.eps,*.wmf, dll.
E.        Pilihan grafik yang paling tepat untuk mengolah/membuat gambar logo atau setting percetakan.

Keunggulan dan Kelemahan
A.       Keunggulan grafis vektor adalah ukuran file dokumen yang dihasilkan kecil, sehingga menghemat memori penyimpanan file.
B.        Kelemahan grafis Vektor adalah pemakaian prosessor yang memakan memori lebih banyak sehingga komputer bekerja menjadi lebih lambat.


Hal-hal yang dapat dilakukan vektor :
A.       Tetap utuh pada saat diperbesar
B.        Tersusun dari kurva (path). Path terdiri dari garis (line segment) dan beberapa titik (node) atau disebut dengan anchor point.
C.        Gradasi warna harus dianalisis dulu oleh para desainer grafis.
D.       Tidak mengenal resolusi. Kualitas gambar tergantung pada point pembentuk path.
E.        Menyimpan gambar sesuai dengan software yang kita gunakan misalnya CorelDRAW dalam format berekstensi AI dan Macromedia Freehand
F.        Nyaman dipakai untuk melayout halaman (teknik publishing), membuat font, dan ilustrasi.



       Bitmap merupakan duplikat atau tiruan persis dari gambar asli dalam bentuk gambar digital. Gambar jenis ini tersusun dari sejumlah titik pixel (picture element)/dot/point/titik koordinat yang tertentu di layar komputer. Pola yang terbentuk itulah yang mengahsilkan atau menimbulkan kesan gambar. Pixel merupakan elemen terkecil citra digital yang dapat dilihat mata. Semakin banyak jumlah pixel, berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya dan semakin halus gambar terbentuk. Akibatnya, semakin besar pula ukuran file gambar tersebut. Banyaknya titik dalam 1 inci dikenal dengan dpi (dot perinchi). Anda dapat mengenali gambar bitmap dari file komputer yang berekstensi. Bmp, jpg, tfi, gif,png, pix, pex, dan sebagainya.


Kelebihan gambar bitmap:
A.    Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural.
B.     Lebih cepat dan lebih sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor, karena gambar bitmap dapat ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor anda.
Kekurangan gambar bitmap
A.    Perubahan ukuran gambar (pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi kualitas gambar.
B.     Ukuran file gambar relatif besar.
C.     Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitas gambar tersebut akan menurun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar